Olimpiade 8 Pondok Pesantren Baitul ‘Izzah Nusantara – Hari ke 1

Rabu, 12 Desember 2018 menjadi hari pertama acara Olimpiade 8 Pondok Pesantren Baitul ‘Izzah Nusantara Tahun 2018.

Sebelum perlombaan dimulai, para atlet dari berbagai cabang olahraga hari pertama melakukan briefing atau arahan. Arahan tersebut diberikan dari jajaran sekretaris panitia lau dilanjutkan kepada penanggung jawab setiap cabang olahraga.

Elekrtro, Jurnalistik, Sains dan Tolak Peluru adalah cabang olahraga yang dilombakan di hari pertama. 15 santri mengikuti  cabang olimpiade elektro yang terbagi ke dalam 3 grup. Lalu untuk cabang olimpiade jurnalistik diikuti oleh 41 santri. Selanjutnya di cabang olimpiade sains diikuti oleh 6 tim yang beranggotakan 4 orang. Untuk cabang olahraga tolak peluru yang menjadi cabang olimpiade baru dalam olimpiade 8 ini, diikuti oleh 20 santri putra dan 6 santri putri.

     

Keantusiasan terasa ketika santri berlomba memanfaatkan waktu yang telah diporsikan khususnya dalam cabang olimpiade yang bersifat proyek seperti Sains, Jurnalistik dan juga Elektro. Bagi cabang olahraga tolak peluru pun tak kalah antusias. Setiap atlet berlomba mencetak jarak tolakan yang jauh dari peluru seberat 3 kg. Hingga akhirnya tolakan terjauh dicetak oleh santri kelas 4, Hikmal Faisal Maulana, dengan jarak tolakan 10,40 meter yang menjadi juara dalam tolak peluru senior putra. Lalu disusul dengan jarak tolakan sejauh 10,24 meter yang berhasil melampaui catatan tolak peluru junior putra daerah dicetak oleh santri kelas 3 asal Bandung yaitu Muhammad Syaeful Aziz. Selain itu juara dari santri putri dicetak oleh Delia Nurjannah, santri putri kelas 4 asal Bandung dengan jauh tolakan 5,80 meter.

Cabang olimpiade elektro dengan proyeknya membuat robot laba-laba dengan remote kontrol dimenangkan oleh tim 4G 5ukses ampuh yang dianggotai oleh Egi Ridwan, Sukma Pramudita, Fajrin Nurfaiz, Wardani Pangestu, dan Nandi. Lalu dari cabang olimpiade sains dengan proyek membuat percobaan gunung meletus dari campuran CH3COOH atau cuka, sabun cuci piring, pengembang kue, pewarna makanan, tissu, cawan untuk reaksi larutan, dan tanah liat untuk membuat replika gunung dijuarai oleh Tata Tabrani, Muhammad Syahdan Husaeri, Fawaz Dzulfikar, dan Muhammad Ichsan yang tergabung dalam tim The Prestigious. Tak kalah, cabang olimpiade jurnalistik pun diwakili oleh Shafa Qanita kelas 5 asal Bandung sebagai juara di tahun ini.

Demikianlah cabang olimpiade di hari pertama. Nantikan cabang olimpiade lainnya yang tidak kalah menarik. Olimpiade 8! Survive of Life, Thinking of Life, and Skill of Life!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *