Kuliah Umum Ma’had Aly Pondok Pesantren Baitul ‘Izzah Nusantara, “Membangun Karakter Islami di Era Milenial”

Aji Zul Azmi (Pembawa Acara)

Revolusi Industri 4.0 menuntut masyarakat terlebih khusus para generasi milenial untuk melek teknologi.

Smartphone, komputer, dan koneksi internet sudah menjadi kebutuhan pokok generasi milenial. Sibuk dengan mengutak-atik aplikasi. Hal yang sangat dikhawatirkan para guru adalah memudarnya karakter Islami dalam diri pemuda-pemuda Islam.

Kuliah umum mahasantri Ma’had Aly Pondok Pesantren Baitul ‘Izzah Nusantara yang dibuka tepat pukul 20.00 WIB oleh Ustadz Aji Zul Azmi mengangkat tema “Membangun Karakter Islami di Era Milenial” dengan narasumber utama, KH. B. Purba S.Pd.I, M.M.Pd (Pendiri/Pimpinan Pondok Pesantren Baitul ‘Izzah Nusantara).

Ivam Budi Abdullah (Kepala Ma’had Aly)

Kuliah umum yang diawali dengan sambutan dari Kepala Ma’had Aly Pondok Pesantren Baitul ‘Izzah Nusantara, Ivam Budi Abdullah.
Dalam sambutannya, “Ma’had Aly itu adalah suatu lembaga yang mana lebih mengkhususkan kepada pendidikan agama Islam dan diharapkan para mahasantri Ma’had Aly ini dapat mengamalkan hasil pembelajaran dan menjadi kader para da’i atau ulama yang mana nanti akan lebih dipakai di masyarakat umum”, tegas beliau.

 

 

Harin Hidayatulloh (Tim Kurikulum – kiri) – Nurjaman (Tim IT – kanan)

Setelah Kepala Ma’had Aly Pondok Pesantren Baitul ‘Izzah Nusantara memberikan sambutannya, kegiatan dilanjutkan dengan tutorial media pembelajaran berbasis online yang disampaikan oleh Tim Kurikulum dan Tim IT Pondok Pesantren Baitul ‘Izzah Nusantara.

Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan proses pembelajaran menggunakan teknologi.

 

 

KH. B. Purba, S.Pd.I, M.M.Pd (Narasumber)

Puncak kegiatan kuliah umum yang diikuti oleh seluruh dosen dan mahasantri Ma’had Aly adalah penyampaian materi pokok oleh KH. B. Purba, S.Pd.I, M.M.Pd. selaku narasumber pada kegiatan ini.

Pada kesempatan itu, beliau mendefinisikan Generasi Milenial sebagai objek dalam tema tersebut dan dibahas pula pengertian tentang karakter Islami yang harus ditanamkan dalam setiap individu generasi milenial.

Dalam materinya beliau menyampaikan, “Generasi milenial harus mampu membangun diri sendiri dengan keteladanan dan membangun lingkungan lewat tarbiyah atau pendidikan baik itu di rumah, di lingkungan sekitar dengan cara 

Peserta Kuliah Umum

menerapkan nilai-nilai keIslaman”

Beliau juga menyampaikan harapannya kepada seluruh peserta kuliah umum yang mayoritas dari generasi milenial agar menjadi generasi yang menanamkan karakter-karakter Islami, yang meneladani akhlak Rasulullah saw., dan mampu mengenal diri dan Rabb-nya (Generasi Rabbani).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *