JATUH CINTA

Diposting pada: 2017-04-30, oleh : Admin1, Kategori: Artikel

Oleh: hanya hamba (abu bin)

Sebenarnya (menurut saya) bukan "jatuh cinta" kawan...
Tapi ........
tumbuh cinta.
Karena cinta pada awalnya itu tumbuh bagai "benih" yang saat diberikan air dan pupuk , berupa perhatian dan lain sebagainya, dan dia akan berkecambah lalu tumbuh menjadi tunas.
Cinta itu memang tumbuh. Dua orang insan yang sebelumnya belum terikat dengan ikatan halal, setelah melalui proses pencarian panjang lalu Allah mempertemukan mereka , dan mengikat mereka dengan ikatan halal yaitu pertikahan. Seketika itu pula Allah menumbuhkan benih "cinta kepada mereka berdua" supaya mereka selalu menyayangi dan mengasihi, karena Allah.
Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Allah Menciptakan pasangan-pasangan untuk mu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan Allah menjadikan diantaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.

(Qs ar-Rum [30] 21)

Janganlah takut tak menemukan pasanganmu.
Allah telah mengaturnya, selalu ada cara untuk bertemu.
Bukankah kita telah sama-sama mengetahui bahwa jodoh rahasia Allah, telah tertulis di Lauhil Mahfuzh.

Tak satupun mahluk yang bisa mengganti, tak satupun mahluk yang mampu menghapus dan mengganti tulisan takdir tersebut. Maka dari itu marilah perbaiki diri, bersihkan hati luruskan niat pasrahkan semua urusan pada-Nya.
Hingga pada waktunya kelak, engkau yang menemukannya, atau dia yang akan menemukanmu.
Terkadang kita salah menempatkan cinta yang sebenarnya suci malah ternodai, yang seharusnya murni malah di cemari. Hanya ada satu cinta yang abadi. Cinta kepada Allah sang pemilik hati yang hakiki, oleh karenanya pintalah kepada Allah pendamping yang mencintai-Nya.
Imam Asy syafi'i berkata:
Jangan pernah mencintai orang yang tidak mencintai Allah. Jika Allah saja ia tinggalkan apalagi kamu ????
Tumbuh cinta itu fitrah, hanya saja jangan berlebih- lebihan, jika tidak tersampaikan di dunia, insya Allah di akhirat kelak kita akan dipertemukan
Kembali. Apapun yang kita minta yakinlah Allah lebih tahu apa yang pantas kita dapatkan.
Katakanlah, "Jika kamu sembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu nyatakan, Allah pasti mengetahuinya. Allah mengetahui apa yang ada dilangit dan apa yang ada di bumi. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

(Qs ali-Imran [3]29)

Allah akan memberi apa dan siapa yang kita butuhkan. Bukan apa dan siapa yang kita minta atau inginkan,
Dan untukmu yang tersimpan di hati.
Aku merindukanmu dengan kesederhanaanku,
Mengejarmu dengan kewajaran
Menyayangimu dengan luar biasa
dan menyakitimu adalah hal yang mustahil ku lakukan.
Karena kamu tak tahu dan tak akan pernah tau apa yang telah ku perbuat untuk menemukanmu.
Cukuplah rindu ini kusimpan disudut ruang logikaku, ku curahkan dalam setiap do'aku.
Pray: May Allah always listen.


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  Opsional, boleh kosong
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini